Jl. Raya Ubud No.88, Bali 80571

(+62) 81 2345 1234

Opening : Mon-Fri 08:00 – 17:00


Melatih Calon Penerjemah di Lembaga Jasa Penerjemah

melatih calon penerjemah

Melatih Calon Penerjemah Pemula

Bagi para pengelola lembaga jasa penerjemah kekuatan tim merupakan modal yang utama untuk menjalankan perusahaan. Tim adalah para penerjemah yang dilatih dan dibina dalam waktu tertentu dan cara tertentu. Bagaimana cara melatih mereka berikut kami sampaikan sesuai dengan mekanisme yang biasa diterpakan oleh para pengelola perusahaan penerjemah di luar negeri.

Cara Melatih Calon Penerjemah

Bagikan teks yang sudah ditandai itu kepada beberapa calon penerjemah agar mereka dapat mengamati bagian teks sebelum dan sesudah bagiannya secara sekilas. Ini akan memungkinkan mereka menentukan cara terbaik untuk menerjemahkan penggalan kalimat pada teks yang menjadi bagiannya.

Tegaskan bahwa pengerjaan setiap bagian diberi waktu lima menit penuh. Bila mereka tengah menerjemahkan sepenuhnya, artinya usahakan ada cukup “tugas” untuk dikerjakan sepanjang lima menit itu. Ketika bagian teks semakin panjang, mungkin para calon penerjemah merasa tertekan dengan adanya beberapa kata tambahan yang harus diselesaikan dalam waktu lima menit.

Membantu Calon Penerjemah

Tegaskan bahwa mereka harus segera berhenti bila Anda mengatakan berhenti. Bantulah calon penerjemah mengendalikan diri selama mengerjakan terjemahan itu. Beritahukan tanda habisnya waktu dengan berkata, “Menit pertama sudah habis, silahkan pindah ke dua kata berikutnya; menit kedua sudah lewat, dan seterusnya.”

Pada bagian kedua, Anda akan menyuruh mereka mengerjakan empat kata per menit; berikutnya enam kata; lalu delapan, dan seterusnya. Saat Anda meningkatkan kecepatan menerjemah, tegaskan bahwa mereka harus mengikuti kecepatan itu. Minta kepada calon penerjemah Anda memperhatikan perasaan mereka manakala mereka tetap bertahan pada satu kecepatan tertentu: bosankah mereka? Saat kecepatan menerjemah ditingkatkan, apakah mereka merasakan tingkat stres mereka meningkat?

Menghindari Stress Penerjemah Pemula

Saat setiap orang mulai memasuki tingkat stres yang tak dapat ditoleransi, mereka harus berhenti menerjemah dan menunggu sampai semua orang selesai mengerjakan.

Bila semua calon penerjemah sudah selesai, beri waktu sepuluh atau lima belas menit agar seluruh kelompok bisa mendiskusikan kejadian tadi, bagaimana perasaan setiap calon penerjemah saat bekerja; apakah penerjemah yang kecepatannya lebih lambat merasa bersalah atau malu karena berhenti di tengah jalan; apakah penerjemah yang kecepatannya lebih cepat merasakan keharusan bersaing untuk menjadi lebih baik dari yang lain, sehingga memendam perasaan stresnya untuk “memenangkan pertandingan”.

Keteguhan Menjadi Penerjemah

Yakinkan dan tekankan bahwa bagi penerjemah, tidak ada yang namanya kecepatan “optimum”. Latihan ini mudah sekali berubah menjadi kesempatan untuk berpuas diri dan merendahkan orang lain. Bukan suatu ide bagus untuk mengumpulkan terjemahan calon penerjemah atau membanding-bandingkan “banyaknya kesalahan” di kelas. Gagasan latihan ini bukanlah kompetisi, melainkan pengalaman: setiap calon penerjemah harus mampu mengenali sikap dan kecepatannya sendiri mengenai penerjemahan cepat dalam lingkungan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ready To Start New Project With Intrace?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.